Kerusakan Jalan Teluk Tapang Mengganggu Akses Masyarakat, LSM P2 Napas Dorong Tindakan Cepat Pasaman Barat, Senin (05/01/2026) – Tim patroli LSM P2 Napas melakukan peninjauan mendalam pada pukul 17.29 WIB di Jalan Teluk Tapang, Desa Aia Bangih, Kecamatan Sungai Beremas, yang tercatat mengalami kerusakan signifikan. Kondisi jalan terlihat tergenang air, ditumpuki tanah longsor dan semak belukar yang menyempitkan lajur lalu lintas, mengancam keselamatan dan mobilitas warga. Dalam pemantauan yang didampingi oleh petugas KPK dan ditujukan untuk dokumentasi media, tim menemukan bahwa kerusakan ini telah mengganggu akses ke fasilitas umum dan perdagangan lokal selama beberapa hari. “Kondisi ini memperlambat distribusi barang dan akses ke rumah sakit—kami membutuhkan tanggapan cepat dari pemerintah daerah,” ujar perwakilan LSM P2 Napas. Tim menekankan bahwa perbaikan segera tidak hanya penting untuk kenyamanan, tetapi juga untuk mencegah risiko bencana lebih besar akibat terjadinya genangan dan longsor yang berkelanjutan. Mereka mengajak pihak berwenang untuk melakukan evaluasi teknis dan mengalokasikan anggaran perbaikan sebelum kondisi memburuk. Dokumenasi dari patroli ini akan disampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman Barat sebagai dasar untuk tindakan korektif, dengan harapan proses perbaikan dapat dimulai dalam waktu dekat.

Pasaman Barat, Senin (05/01/2026) – Tim patroli LSM P2 Napas melakukan peninjauan mendalam pada pukul 17.29 WIB di Jalan Teluk Tapang, Desa Aia Bangih, Kecamatan Sungai Beremas, yang tercatat mengalami kerusakan signifikan. Kondisi jalan terlihat tergenang air, ditumpuki tanah longsor dan semak belukar yang menyempitkan lajur lalu lintas, mengancam keselamatan dan mobilitas warga.



Dalam pemantauan yang didampingi oleh petugas KPK dan ditujukan untuk dokumentasi media, tim menemukan bahwa kerusakan ini telah mengganggu akses ke fasilitas umum dan perdagangan lokal selama beberapa hari. “Kondisi ini memperlambat distribusi barang dan akses ke rumah sakit—kami membutuhkan tanggapan cepat dari pemerintah daerah,” ujar perwakilan LSM P2 Napas.

Tim menekankan bahwa perbaikan segera tidak hanya penting untuk kenyamanan, tetapi juga untuk mencegah risiko bencana lebih besar akibat terjadinya genangan dan longsor yang berkelanjutan. Mereka mengajak pihak berwenang untuk melakukan evaluasi teknis dan mengalokasikan anggaran perbaikan sebelum kondisi memburuk.

Dokumenasi dari patroli ini akan disampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman Barat sebagai dasar untuk tindakan korektif, dengan harapan proses perbaikan dapat dimulai dalam waktu dekat.

JURNALIS ISMAILHASAN MEDIA PRESISI 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 Melalui SKB 3 Menteri

Polisi Kunjungi Korban Penganiayaan di RSUD Pasaman: Dugaan Konflik Lahan vs Tambang Emas Ilegal

Tragedi di Rao Selatan: Pria Lanjut Usia Jadi Korban Penikaman, Pelaku Diduga Tetangga Sendiri!