Proyek Irigasi APBN di Pasaman Ditegur Warga: Transparansi Papan Informasi Dinyatakan Kurang

Pasaman, Sumatera Barat – Proyek pembangunan irigasi di Nagari Binjai, Kecamatan Tigo Nagari, yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menuai kritikan tajam dari masyarakat setempat. Warga mengungkapkan kekhawatiran atas kurangnya transparansi informasi terkait proyek yang dikelola oleh PT Brantas Abipraya (Persero), sesuai papan informasi yang terbit dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Sumber Daya Air.

Dari dokumen yang terlihat, proyek bernilai Rp76.130.530.000 ini bertujuan untuk peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama, dengan masa pelaksanaan 156 hari kalender mulai November 2023. Namun, warga menegaskan bahwa detail pengerjaan, spesifikasi teknis, dan laporan kemajuan tidak tercantum dengan jelas di papan informasi yang dipasang.

“Kita butuh kejelasan: apakah dana APBN digunakan sesuai perencanaan? Mengapa informasi tidak lengkap?” ujar salah satu warga. Kritikan ini menyoroti pentingnya akuntabilitas pemerintah dan kontraktor dalam mengelola proyek publik, agar masyarakat dapat memantau dan memastikan manfaatnya merata.

Perlu ditunggu tanggapan dari pihak pelaksana proyek terkait peningkatan transparansi yang diminta warga.

JURNALIS :: ISMAIL HASAN MEDIA PRESISI 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 Melalui SKB 3 Menteri

Polisi Kunjungi Korban Penganiayaan di RSUD Pasaman: Dugaan Konflik Lahan vs Tambang Emas Ilegal

Tragedi di Rao Selatan: Pria Lanjut Usia Jadi Korban Penikaman, Pelaku Diduga Tetangga Sendiri!