Pembangunan Fasilitas Darat Pelabuhan Teluk Tapang Dimulai, Masyarakat Harapkan Pembatasan Area yang Sesuai Standar
PASAMAN BARAT, SUMBAR – Pembangunan Fasilitas Darat Pelabuhan Laut Teluk Tapang telah resmi dimulai sejak 20 Januari 2026. Proyek yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Bayur ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp83.758.713.604 dan diperkirakan selesai pada 15 Desember 2026.
Dalam pantauan lapangan, papan informasi proyek menunjukkan bahwa pekerjaan dilakukan oleh kontraktor PT Sumber Bangun Sentosa dengan pengawasan dari PT Massuka Pratama. Lokasi proyek berada di Desa Teluk Tapang, Kecamatan Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, dengan durasi pelaksanaan selama 330 hari kalender.
Ismail Hasan, wartawan dari sebuah LSM yang melakukan pemantauan terhadap proyek ini, menyampaikan harapan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur pendukung. "Kita berharap pemerintah dapat membangun pagar atau pembatas area pelabuhan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Hal ini penting untuk menjaga keamanan, menetapkan batas wilayah operasional, serta mengatur akses agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar," ujarnya.
Proyek pembangunan fasilitas darat pelabuhan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan layanan pelabuhan Teluk Tapang, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah sekitar.
jurnalis Ismail Hasan LSM




Komentar
Posting Komentar