POLRES PASAMAN BARAT GELAR PATROLI KRYD, BERI KEBHASAN AMAN DI WILAYAH HUKUM

Patroli Kamtibmas Sukses Turunkan Angka Kejahatan hingga 15%, Target Lanjutannya Turunkan Lagi 20% pada Maret 2026

Pasaman Barat, 28 Februari 2026 – Personel Polres Pasaman Barat melaksanakan kegiatan Patroli KRYD (Keselamatan, Keamanan, Rasa Aman, dan Kondusif) di berbagai titik strategis wilayah hukum. Patroli yang telah berjalan secara teratur sejak 25 Januari 2026 ini berhasil memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya tindak kejahatan dan gangguan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), dengan data menunjukkan angka kejahatan turun hingga 15% dalam satu bulan pelaksanaan.

Dokumen resmi dari Humas Polres Pasaman Barat mencatat bahwa sebelum pelaksanaan patroli KRYD, rata-rata kasus kejahatan jenis pencurian dan kerusuhan masyarakat mencapai 23 kasus per bulan. Setelah satu bulan pelaksanaan, angka tersebut menurun menjadi 19 kasus. Jenis kejahatan yang mengalami penurunan paling signifikan adalah pencurian kendaraan roda dua (turun 30% dari 10 kasus menjadi 7 kasus) dan pencurian barang di pasar (turun 25% dari 8 kasus menjadi 6 kasus), sementara kasus kerusuhan masyarakat bahkan tidak terjadi sama sekali sejak awal Februari 2026.

Dalam foto yang diterbitkan, dua personel kepolisian terlihat menjalankan tugas patroli di depan Masjid Agung Lubuk Sikaping, dengan latar belakang masyarakat yang sedang melakukan aktivitas secara kondusif setelah salat Maghrib.

AKBP. [Nama Kapolres Pasaman Barat], Kapolres Pasaman Barat, dalam pernyataan resminya menyatakan target yang akan dicapai untuk bulan Maret 2026. "Dengan hasil yang memuaskan dari pelaksanaan patroli KRYD selama satu bulan ini, kami menetapkan target penurunan angka kejahatan hingga 20% lebih lanjut pada bulan Maret. Kami yakin dengan dukungan masyarakat dan pengembangan program yang akan kami laksanakan, target ini dapat tercapai," ujarnya.

Rincian Pelaksanaan Patroli Saat Ini:

- Waktu Pelaksanaan: Setiap hari mulai pukul 17.00 WITA hingga 22.00 WITA, dengan penambahan shift malam (22.00 WITA hingga 04.00 WITA) pada akhir pekan dan hari libur nasional.

- Area Cakupan: 8 kecamatan seluruh wilayah hukum Pasaman Barat, dengan fokus pada Kecamatan Lubuk Sikaping, Kecamatan Pasaman, dan Kecamatan Gumanti yang memiliki jumlah penduduk padat dan aktivitas masyarakat tinggi.

- Modus Operasi: Patroli dilakukan dengan kombinasi jalan kaki dan kendaraan patroli, serta koordinasi dengan pos keamanan masyarakat dan tokoh lokal.

Kerjasama dengan Organisasi Masyarakat Lokal:

Pihak kepolisian bekerja sama dengan beberapa organisasi masyarakat lokal untuk memperkuat efektivitas patroli, antara lain:

1. Karang Taruna dari setiap desa/kelurahan: Berperan sebagai pengawas lapangan dan penghubung antara masyarakat dengan kepolisian.

2. Lembaga Masyarakat Adat: Mendukung dalam penanganan konflik yang berkaitan dengan masalah adat dan tanah.

3. Pengurus Tempat Ibadah: Berkoordinasi untuk menjaga keamanan di sekitar kawasan ibadah saat jam sibuk.

"Kami telah melakukan sosialisasi dan pelatihan dasar penanganan situasi darurat bagi anggota organisasi masyarakat yang terlibat. Hal ini membuat sistem pengawasan menjadi lebih komprehensif," jelas Kompol. [Nama Pejabat Humas], Kepala Seksi Humas Polres Pasaman Barat.

Tanggapan Masyarakat:

Bapak Junaidi, warga Kecamatan Sungai Beremas, menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan patroli kepolisian. "Sekarang kami merasa lebih aman ketika beraktivitas di malam hari, terutama ketika mengantar anak-anak atau berpergian ke tempat ibadah. Kehadiran polisi membuat kami tenang," ujarnya dalam wawancara dengan awak media.

Sementara itu, Ibu Marlina, pengusaha usaha kecil di Pasar Lubuk Sikaping, menambahkan bahwa patroli juga membantu menjaga ketertiban di sekitar pasar. "Sejak patroli rutin dilakukan, tidak ada lagi gangguan yang mengganggu aktivitas usaha kami. Ini sangat bermanfaat bagi kami para pedagang," jelasnya.

Pak Hasanuddin, Ketua Karang Taruna Kecamatan Gumanti, menyatakan dukungannya terhadap program ini. "Kami siap berperan aktif dalam menjaga keamanan daerah kami. Dengan koordinasi yang baik dengan polisi, kami dapat mengantisipasi masalah sebelum berkembang menjadi konflik," ujarnya.

Rencana Pengembangan Program Patroli KRYD ke Depan – Jadwal Rinci:

Pihak Polres Pasaman Barat telah menetapkan rencana pengembangan program patroli KRYD mulai Maret 2026 dengan jadwal pelaksanaan yang jelas:

1. "Patroli Bersama Masyarakat"

- Pendaftaran sukarelawan masyarakat: 1-5 Maret 2026

- Pelatihan khusus bagi sukarelawan: 8-10 Maret 2026

- Peluncuran program dan mulai beroperasi: 13 Maret 2026

2. Pemasangan CCTV Terintegrasi

- Survey lokasi dan pemasangan awal: 5-12 Maret 2026

- Pemasangan lengkap 25 titik: 15-20 Maret 2026

- Integrasi dengan Command Center dan pengujian sistem: 22-25 Maret 2026

3. Tim Khusus untuk Keamanan Pertanian

- Pembentukan tim dan pelatihan: 2-4 Maret 2026

- Mulai pelaksanaan patroli di wilayah pertanian: 6 Maret 2026 (sesuai musim panen)

- Evaluasi awal: 30 Maret 2026

4. Integrasi dengan Aplikasi Pengaduan Masyarakat

- Peluncuran aplikasi pengaduan: 16 Maret 2026

- Pelatihan penggunaan aplikasi bagi petugas patroli: 17-18 Maret 2026

- Integrasi penuh dan mulai beroperasi: 20 Maret 2026

Pihak Polres Pasaman Barat juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui nomor kontak resmi 088271300033 atau aplikasi pengaduan masyarakat yang akan diluncurkan pada 16 Maret 2026. "Kerjasama antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga keamanan wilayah. Kami siap menerima masukan dan laporan dari warga untuk meningkatkan pelayanan kami," tambah perwakilan Humas.

 TIM: REDAKSI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 Melalui SKB 3 Menteri

Polisi Kunjungi Korban Penganiayaan di RSUD Pasaman: Dugaan Konflik Lahan vs Tambang Emas Ilegal

Tragedi di Rao Selatan: Pria Lanjut Usia Jadi Korban Penikaman, Pelaku Diduga Tetangga Sendiri!