Tindakan Sembrono di Sitinjau Lauik: Mengutamakan Foto, Mengorbankan Nyawa

 

SUMATERA BARAT – Aksi sekelompok rombongan yang berhenti di tikungan curam dan jalur ekstrem Sitinjau Lauik demi keperluan berfoto bukan sekadar pelanggaran aturan, melainkan tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab dan membahayakan nyawa.


Perilaku egois ini jelas-jelas menghambat arus lalu lintas, memaksa kendaraan lain termasuk truk bermuatan besar untuk mengantre di lokasi yang dikenal sebagai salah satu jalur paling rawan kecelakaan di Sumatera Barat. Di ruas yang penuh tanjakan dan tikungan tajam ini, setiap detik dan jarak aman sangat menentukan keselamatan. Berhenti sembarangan di sana sama saja dengan menempatkan diri dan pengguna jalan lain dalam bahaya maut.

Sungguh memprihatinkan, ketika kesombongan dan keinginan untuk tampil di media sosial dijadikan alasan untuk melanggar hukum dan mengabaikan keselamatan bersama. Apakah harga diri dan kepuasan sesaat lebih berharga daripada nyawa manusia? Apakah mereka tidak sadar bahwa satu kesalahan kecil di lokasi tersebut bisa berujung pada tragedi yang tak terperbaiki?

Kritikan pedas dari masyarakat adalah hal yang wajar dan pantas. Sikap semacam ini tidak bisa dibiarkan dan harus mendapat tindakan tegas. Kepolisian berhak dan wajib menindak tegas pelaku, terlepas dari siapa pun mereka, karena hukum berlaku sama untuk semua orang.

Kami tegaskan: Jalan raya bukan tempat untuk pamer atau berfoto ria. Keselamatan dan kelancaran bersama adalah prioritas mutlak. Siapa pun yang berani bermain-main dengan aturan dan nyawa orang lain, harus siap menanggung konsekuensi hukum yang berat.

tim jurnalis


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 Melalui SKB 3 Menteri

Polisi Kunjungi Korban Penganiayaan di RSUD Pasaman: Dugaan Konflik Lahan vs Tambang Emas Ilegal

Tragedi di Rao Selatan: Pria Lanjut Usia Jadi Korban Penikaman, Pelaku Diduga Tetangga Sendiri!