WAHAI PEMIMPIN LIHAT LAH NEKRI KU PASAMAN KU.


 


Apa pun yang menjadi tanggung jawab kita, sekecil apa pun itu, lakukan dengan jujur dan benar. Jangan pernah mengurangi hak orang lain, entah itu waktu, barang, atau uang. Ingat, apa yang tertulis harus sama dengan kenyataan, apa yang dijanjikan harus sesuai dengan yang diterima. Mengkhianati amanah adalah sifat orang yang tidak bertanggung jawab, dan ini sangat dibenci Allah SWT.

Jangan Biarkan Keuntungan Menguasai Diri

Dunia dan isinya hanyalah sementara. Jangan sampai demi mencari keuntungan atau "cuan" semata, kita rela meninggalkan kejujuran, keadilan, dan rasa kemanusiaan. Jangan sampai kita menjadi orang yang "tak luput dari cuan" di segala hal, sehingga lupa bahwa kekayaan dan kekuasaan hanyalah titipan yang suatu saat akan diambil kembali. Kerugian terbesar bukanlah saat uang berkurang, tapi saat keberkahan hidup hilang karena hasil yang didapat tidak halal.

Takutlah Kepada Murka Allah

Kita sering melihat ketidakadilan terjadi di mana-mana, berlangsung lama seolah-olah tidak ada hukum yang mengatur. Tapi ingatlah firman Allah di dalam Al-Qur'an: "Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar akan terjadi. Tidak ada seorang pun yang dapat menolaknya." Jangan menunggu sampai kemurkaan Allah turun karena kita sudah terlalu lama membiarkan atau melakukan kezaliman. Balasan Allah bisa datang kapan saja, dalam bentuk apa saja, dan jauh lebih dahsyat dari apa yang kita bayangkan.

Ingat, Segala Perbuatan Akan Dihitung

Baik itu penipuan sekecil apa pun, pengurangan hak sesama, maupun pemanfaatan jabatan untuk keuntungan pribadi, semuanya tercatat rapi. Tidak ada yang luput dari pengawasan Allah. Di akhirat nanti, tidak ada pemimpin, tidak ada jabatan, dan tidak ada harta yang bisa menolong. Yang tersisa hanyalah amal perbuatan: apakah kita menjadi orang yang amanah dan adil, atau menjadi orang yang merusak dan menzalimi.

Berubahlah Sebelum Terlambat

Mari kita perbaiki diri masing-masing. Kalau kita yang memimpin, pimpinlah dengan adil. Kalau kita yang bekerja, bekerjalah dengan jujur. Kalau kita yang menjadi rakyat, peringatkanlah dengan cara yang baik dan berpeganglah pada kebenaran. Jangan biarkan kerusakan merajalela di negeri kita sendiri. Jadilah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang mau mendengar nasihat, berhati bersih, memegang amanah, dan selamat dari kemurkaan Allah di dunia maupun di akhirat nanti. Aamiin.

ISMAIL HASAN 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 Melalui SKB 3 Menteri

Polisi Kunjungi Korban Penganiayaan di RSUD Pasaman: Dugaan Konflik Lahan vs Tambang Emas Ilegal

Tragedi di Rao Selatan: Pria Lanjut Usia Jadi Korban Penikaman, Pelaku Diduga Tetangga Sendiri!